Mohon maaf, untuk saat ini data belum tersedia...
Mohon maaf, untuk saat ini data belum tersedia...
| Hari ini | : | 44 |
| Kemarin | : | 68 |
| Total | : | 38.079 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.217.88 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |
Info
DUKUHREJO.ID – Pemerintah Desa Dukuhrejo berkomitmen penuh dalam menyelaraskan pembangunan infrastruktur fisik dan non-fisik dengan kesejahteraan taraf hidup masyarakatnya. Langkah nyata ini dibuktikan melalui pelaksanaan dua agenda besar yang diselenggarakan secara terintegrasi di Gedung Olahraga (GOR) Parto Sudiro, Desa Dukuhrejo. Kegiatan tersebut meliputi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 dan 2026, yang berjalan beriringan dengan program jaminan kesehatan masyarakat berupa pengobatan gratis.
Sinergi Kesehatan: Pengobatan Gratis dan Edukasi Leptospirosis
Acara diawali dengan pembukaan resmi oleh Kepala Desa Dukuhrejo, Suhadi, S.Sos. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga stabilitas kesehatan masyarakat di samping berjalannya roda pembangunan desa. Setelah resmi dibuka, agenda langsung berlanjut pada pelayanan pengobatan gratis yang bekerja sama dengan PKU Muhammadiyah Kutoarjo.
Hadir langsung sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Direktur PKU Muhammadiyah Kutoarjo, dr. Rini Nurulhidayah. Beliau memberikan edukasi mendalam dengan mengusung tema krusial, "Ayo Bersama-sama Cegah Leptospirosis". Mengingat sebagian besar wilayah desa merupakan area agraris dan pemukiman, materi pencegahan penyakit yang ditularkan melalui urine hewan pengerat ini dinilai sangat kontekstual dan mendesak bagi warga lokal.
Antusiasme masyarakat desa terlihat sangat tinggi sejak pagi hari. GOR Parto Sudiro dipadati oleh puluhan warga yang mayoritas didominasi oleh kelompok usia dewasa hingga lanjut usia (lansia). Kelompok usia tersebut memang menjadi target prioritas dalam screening kesehatan preventif ini. Tim medis dari PKU Muhammadiyah Kutoarjo menyediakan rantai pelayanan medis yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan tekanan darah (tensi), pengecekan kadar kolesterol, gula darah, asam urat, hingga sesi konsultasi tatap muka secara umum dengan dokter. Tidak hanya diperiksa, warga yang terindikasi memiliki keluhan kesehatan juga langsung mendapatkan fasilitas pengambilan obat gratis di tempat.

Transparansi Anggaran: Monitoring dan Evaluasi Dana Desa 2025-2026
Bersamaan dengan antrean pelayanan kesehatan, jalannya tata kelola administrasi pemerintahan desa juga turut diuji. Tim Monitoring dari Kecamatan Bayan hadir untuk melakukan pengawasan berkala yang disambut langsung oleh Kepala Desa beserta seluruh perangkat administratif Desa Dukuhrejo. Tim monitoring tingkat kecamatan kali ini dipimpin oleh Suparman, selaku Staf Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Bayan.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan agenda struktural wajib yang diselenggarakan sebanyak dua kali dalam satu tahun. Fokus utama dari tim evaluator adalah melakukan pemeriksaan ketat terhadap aspek administratif, realisasi di lapangan, serta kesesuaian penggunaan Dana Desa (DD) dalam mengeksekusi program pembangunan, baik yang bersifat fisik maupun non-fisik untuk Tahun Anggaran 2025 dan 2026.
Guna efektivitas jalannya proses evaluasi, tim kecamatan dibagi ke dalam dua kelompok kerja secara simultan. Kelompok pertama bertugas menetap di Balai Desa untuk menelisik laporan pertanggungjawaban administratif, dokumen anggaran, dan regulasi pendukung. Sementara itu, kelompok kedua bergerak langsung ke lapangan demi melakukan verifikasi fisik (opname) atas proyek-proyek infrastruktur yang telah berjalan.
Catatan Evaluasi dan Harapan ke Depan
Berdasarkan hasil pencocokan data administrasi dan tinjauan lapangan, tim evaluator memberikan beberapa catatan kecil sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan. Pada aspek administrasi, meskipun ditemukan adanya sedikit kekurangan, tim bersama Pemdes langsung melakukan langkah evaluasi cepat di tempat, sehingga catatan tersebut tidak menjadi beban bagi tata pamong desa ke depan. Melalui respons yang proaktif ini, pengelolaan administrasi Desa Dukuhrejo berhasil mendapatkan penilaian akhir dengan predikat "Baik" dari tim Monitoring Kecamatan Bayan.
Melalui hasil monitoring yang berkategori positif ini, Pemerintah Desa Dukuhrejo menaruh harapan besar agar koordinasi tatap muka dan pembinaan berkala dari pihak kecamatan dapat terus dipertahankan. Pemerintah desa berkomitmen penuh untuk menjadikan setiap catatan koreksi sebagai pemacu peningkatan mutu kerja, demi terwujudnya tata kelola anggaran yang kian akuntabel serta infrastruktur desa yang kokoh dan berdaya guna panjang bagi seluruh warga masyarakat.
Rangkuman Detail & Hasil Kegiatan
Lokasi Utama: GOR Parto Sudiro, Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan.
Sektor Kesehatan: Pengobatan Gratis & Screening Lansia oleh PKU Muhammadiyah Kutoarjo (Edukasi Pencegahan Leptospirosis oleh dr. Rini Nurulhidayah).
Hasil Evaluasi Administrasi: Ada kekurangan minor, langsung dievaluasi di tempat. Predikat Akhir: "Baik".
====================
Doc. Pengobatan gratis
Doc. Monev DD
Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN
Total Populasi Desa Dukuhrejo
910 910
901 1811
1811
1811 1811
TOTAL : 1811 ORANG
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
| Alamat | : | Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo |
| Desa | : | Dukuhrejo |
| Kecamatan | : | Bayan |
| Kabupaten | : | Purworejo |
| Kodepos | : | 54224 |
| Anggaran | : | Rp 1.309.615.751,00 |
| Realisasi | : | RP 1.256.766.409,00 |
95.96%
| Anggaran | : | Rp 1.183.606.540,00 |
| Realisasi | : | RP 1.111.626.971,00 |
93.92%
| Anggaran | : | Rp 186.579.789,00 |
| Realisasi | : | RP 186.579.789,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 1.685.093,00 |
| Realisasi | : | RP 1.685.093,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 113.275.736,00 |
| Realisasi | : | RP 102.265.895,00 |
90.28%
| Anggaran | : | Rp 765.705.000,00 |
| Realisasi | : | RP 765.705.000,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 56.037.550,00 |
| Realisasi | : | RP 37.060.550,00 |
66.14%
| Anggaran | : | Rp 326.292.400,00 |
| Realisasi | : | RP 313.188.400,00 |
95.98%
| Anggaran | : | Rp 45.421.272,00 |
| Realisasi | : | RP 35.162.552,00 |
77.41%
| Anggaran | : | Rp 838.700,00 |
| Realisasi | : | RP 838.700,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 360.000,00 |
| Realisasi | : | RP 860.219,00 |
238.95%
| Anggaran | : | Rp 559.256.090,00 |
| Realisasi | : | RP 503.651.821,00 |
90.06%
| Anggaran | : | Rp 240.564.800,00 |
| Realisasi | : | RP 229.852.700,00 |
95.55%
| Anggaran | : | Rp 313.872.450,00 |
| Realisasi | : | RP 313.072.450,00 |
99.75%
| Anggaran | : | Rp 15.913.200,00 |
| Realisasi | : | RP 11.050.000,00 |
69.44%
| Anggaran | : | Rp 54.000.000,00 |
| Realisasi | : | RP 54.000.000,00 |
100%
DUKUHREJO.ID – Pemerintah Desa Dukuhrejo berkomitmen penuh dalam menyelaraskan pembangunan infrastruktur fisik dan non-fisik dengan kesejahteraan taraf hidup masyarakatnya. Langkah nyata ini dibuktikan melalui pelaksanaan dua agenda besar yang diselenggarakan secara terintegrasi di Gedung Olahraga (GOR) Parto Sudiro, Desa Dukuhrejo. Kegiatan tersebut meliputi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 dan 2026, yang berjalan beriringan dengan program jaminan kesehatan masyarakat berupa pengobatan gratis.
Sinergi Kesehatan: Pengobatan Gratis dan Edukasi Leptospirosis
Acara diawali dengan pembukaan resmi oleh Kepala Desa Dukuhrejo, Suhadi, S.Sos. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga stabilitas kesehatan masyarakat di samping berjalannya roda pembangunan desa. Setelah resmi dibuka, agenda langsung berlanjut pada pelayanan pengobatan gratis yang bekerja sama dengan PKU Muhammadiyah Kutoarjo.
Hadir langsung sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Direktur PKU Muhammadiyah Kutoarjo, dr. Rini Nurulhidayah. Beliau memberikan edukasi mendalam dengan mengusung tema krusial, "Ayo Bersama-sama Cegah Leptospirosis". Mengingat sebagian besar wilayah desa merupakan area agraris dan pemukiman, materi pencegahan penyakit yang ditularkan melalui urine hewan pengerat ini dinilai sangat kontekstual dan mendesak bagi warga lokal.
Antusiasme masyarakat desa terlihat sangat tinggi sejak pagi hari. GOR Parto Sudiro dipadati oleh puluhan warga yang mayoritas didominasi oleh kelompok usia dewasa hingga lanjut usia (lansia). Kelompok usia tersebut memang menjadi target prioritas dalam screening kesehatan preventif ini. Tim medis dari PKU Muhammadiyah Kutoarjo menyediakan rantai pelayanan medis yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan tekanan darah (tensi), pengecekan kadar kolesterol, gula darah, asam urat, hingga sesi konsultasi tatap muka secara umum dengan dokter. Tidak hanya diperiksa, warga yang terindikasi memiliki keluhan kesehatan juga langsung mendapatkan fasilitas pengambilan obat gratis di tempat.

Transparansi Anggaran: Monitoring dan Evaluasi Dana Desa 2025-2026
Bersamaan dengan antrean pelayanan kesehatan, jalannya tata kelola administrasi pemerintahan desa juga turut diuji. Tim Monitoring dari Kecamatan Bayan hadir untuk melakukan pengawasan berkala yang disambut langsung oleh Kepala Desa beserta seluruh perangkat administratif Desa Dukuhrejo. Tim monitoring tingkat kecamatan kali ini dipimpin oleh Suparman, selaku Staf Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Bayan.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan agenda struktural wajib yang diselenggarakan sebanyak dua kali dalam satu tahun. Fokus utama dari tim evaluator adalah melakukan pemeriksaan ketat terhadap aspek administratif, realisasi di lapangan, serta kesesuaian penggunaan Dana Desa (DD) dalam mengeksekusi program pembangunan, baik yang bersifat fisik maupun non-fisik untuk Tahun Anggaran 2025 dan 2026.
Guna efektivitas jalannya proses evaluasi, tim kecamatan dibagi ke dalam dua kelompok kerja secara simultan. Kelompok pertama bertugas menetap di Balai Desa untuk menelisik laporan pertanggungjawaban administratif, dokumen anggaran, dan regulasi pendukung. Sementara itu, kelompok kedua bergerak langsung ke lapangan demi melakukan verifikasi fisik (opname) atas proyek-proyek infrastruktur yang telah berjalan.
Catatan Evaluasi dan Harapan ke Depan
Berdasarkan hasil pencocokan data administrasi dan tinjauan lapangan, tim evaluator memberikan beberapa catatan kecil sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan. Pada aspek administrasi, meskipun ditemukan adanya sedikit kekurangan, tim bersama Pemdes langsung melakukan langkah evaluasi cepat di tempat, sehingga catatan tersebut tidak menjadi beban bagi tata pamong desa ke depan. Melalui respons yang proaktif ini, pengelolaan administrasi Desa Dukuhrejo berhasil mendapatkan penilaian akhir dengan predikat "Baik" dari tim Monitoring Kecamatan Bayan.
Melalui hasil monitoring yang berkategori positif ini, Pemerintah Desa Dukuhrejo menaruh harapan besar agar koordinasi tatap muka dan pembinaan berkala dari pihak kecamatan dapat terus dipertahankan. Pemerintah desa berkomitmen penuh untuk menjadikan setiap catatan koreksi sebagai pemacu peningkatan mutu kerja, demi terwujudnya tata kelola anggaran yang kian akuntabel serta infrastruktur desa yang kokoh dan berdaya guna panjang bagi seluruh warga masyarakat.
Rangkuman Detail & Hasil Kegiatan
Lokasi Utama: GOR Parto Sudiro, Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan.
Sektor Kesehatan: Pengobatan Gratis & Screening Lansia oleh PKU Muhammadiyah Kutoarjo (Edukasi Pencegahan Leptospirosis oleh dr. Rini Nurulhidayah).
Hasil Evaluasi Administrasi: Ada kekurangan minor, langsung dievaluasi di tempat. Predikat Akhir: "Baik".
====================
Doc. Pengobatan gratis
Doc. Monev DD
Titik sudarti
21 Oktober 2026 07:29:23
Keren Semangat bekerja dan selamat berjuang Terus semangat dalam berinovasi mencari terobosan baru...