Mohon maaf, untuk saat ini data belum tersedia...
Mohon maaf, untuk saat ini data belum tersedia...
| Hari ini | : | 46 |
| Kemarin | : | 68 |
| Total | : | 38.081 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.217.88 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |
Info
DUKUHREJO, BAYAN – Sinergi antara pemerintah desa dan petani dalam menjaga ketahanan pangan kembali ditunjukkan di Desa Dukuhrejo. Pada Jumat pagi, 8 Mei 2026, puluhan petani bersama perangkat desa berkumpul di Bulak Selatan, Dusun Kepek, untuk melaksanakan aksi gropyokan atau pembasmian hama tikus secara massal.
Langkah proaktif ini diambil untuk melindungi tanaman padi warga dari ancaman kerusakan akibat serangan tikus yang kerap meresahkan petani di wilayah persawahan selatan desa tersebut.
Kolaborasi Pemdes, Dinas, dan Kelembagaan RT
Kegiatan gropyokan kali ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Dukuhrejo, Bapak Suhadi, S.Sos., beserta jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Dukuhrejo. Kehadiran pimpinan desa ini menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kesejahteraan para petani.
Turut hadir di lapangan, Ketua RT 01 Dusun Kepek, Bapak Priyanto, yang memobilisasi para petani setempat untuk terjun langsung ke sawah. Dukungan teknis juga datang dari tim Penyuluh Pertanian dan Pengamat Hama dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kecamatan Bayan yang membawa serta bantuan produk pengendali hama.
Metode Efektif: Racun Umpan dan Pengasapan
Aksi dimulai dengan pemetaan lubang aktif tikus di sepanjang pematang sawah. Tim dinas menginstruksikan penggunaan dua metode utama, yakni pengasapan (fumigasi) ke dalam liang tikus dan penyebaran racun umpan.
Produk yang disediakan oleh dinas kali ini memiliki mekanisme kerja yang sangat spesifik. Dengan takaran penggunaan 1 kg produk tanpa campuran gabah untuk 1 hektar lahan, racun ini dirancang bekerja maksimal saat tikus berada di air. "Metode ini sangat efektif karena bekerja dengan cara memecah pembuluh darah tikus secara cepat," jelas salah satu petugas pengamat hama di lokasi.
Harapan Petani untuk Hasil Panen Melimpah
Suasana gropyokan di Bulak Selatan nampak penuh semangat gotong-royong. Para petani bahu-membahu mencampur umpan dan melakukan pengasapan di bawah terik matahari pagi.
Bapak Suhadi, S.Sos., berharap kegiatan ini dapat menekan populasi tikus secara signifikan di Dusun Kepek. "Harapan kami tentu saja tanaman padi para petani tetap terjaga hingga masa panen tiba tanpa gangguan hama, sehingga kesejahteraan petani kita meningkat," ujarnya.
Senada dengan Kades, para petani Dusun Kepek menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan produk dan pendampingan dari dinas dan pemdes. Mereka berharap kegiatan pendampingan seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjamin keamanan pangan di wilayah Desa Dukuhrejo. (adm)
Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN
Total Populasi Desa Dukuhrejo
910 910
901 1811
1811
1811 1811
TOTAL : 1811 ORANG
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
| Alamat | : | Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo |
| Desa | : | Dukuhrejo |
| Kecamatan | : | Bayan |
| Kabupaten | : | Purworejo |
| Kodepos | : | 54224 |
| Anggaran | : | Rp 1.309.615.751,00 |
| Realisasi | : | RP 1.256.766.409,00 |
95.96%
| Anggaran | : | Rp 1.183.606.540,00 |
| Realisasi | : | RP 1.111.626.971,00 |
93.92%
| Anggaran | : | Rp 186.579.789,00 |
| Realisasi | : | RP 186.579.789,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 1.685.093,00 |
| Realisasi | : | RP 1.685.093,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 113.275.736,00 |
| Realisasi | : | RP 102.265.895,00 |
90.28%
| Anggaran | : | Rp 765.705.000,00 |
| Realisasi | : | RP 765.705.000,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 56.037.550,00 |
| Realisasi | : | RP 37.060.550,00 |
66.14%
| Anggaran | : | Rp 326.292.400,00 |
| Realisasi | : | RP 313.188.400,00 |
95.98%
| Anggaran | : | Rp 45.421.272,00 |
| Realisasi | : | RP 35.162.552,00 |
77.41%
| Anggaran | : | Rp 838.700,00 |
| Realisasi | : | RP 838.700,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 360.000,00 |
| Realisasi | : | RP 860.219,00 |
238.95%
| Anggaran | : | Rp 559.256.090,00 |
| Realisasi | : | RP 503.651.821,00 |
90.06%
| Anggaran | : | Rp 240.564.800,00 |
| Realisasi | : | RP 229.852.700,00 |
95.55%
| Anggaran | : | Rp 313.872.450,00 |
| Realisasi | : | RP 313.072.450,00 |
99.75%
| Anggaran | : | Rp 15.913.200,00 |
| Realisasi | : | RP 11.050.000,00 |
69.44%
| Anggaran | : | Rp 54.000.000,00 |
| Realisasi | : | RP 54.000.000,00 |
100%
DUKUHREJO, BAYAN – Sinergi antara pemerintah desa dan petani dalam menjaga ketahanan pangan kembali ditunjukkan di Desa Dukuhrejo. Pada Jumat pagi, 8 Mei 2026, puluhan petani bersama perangkat desa berkumpul di Bulak Selatan, Dusun Kepek, untuk melaksanakan aksi gropyokan atau pembasmian hama tikus secara massal.
Langkah proaktif ini diambil untuk melindungi tanaman padi warga dari ancaman kerusakan akibat serangan tikus yang kerap meresahkan petani di wilayah persawahan selatan desa tersebut.
Kolaborasi Pemdes, Dinas, dan Kelembagaan RT
Kegiatan gropyokan kali ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Dukuhrejo, Bapak Suhadi, S.Sos., beserta jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Dukuhrejo. Kehadiran pimpinan desa ini menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kesejahteraan para petani.
Turut hadir di lapangan, Ketua RT 01 Dusun Kepek, Bapak Priyanto, yang memobilisasi para petani setempat untuk terjun langsung ke sawah. Dukungan teknis juga datang dari tim Penyuluh Pertanian dan Pengamat Hama dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kecamatan Bayan yang membawa serta bantuan produk pengendali hama.
Metode Efektif: Racun Umpan dan Pengasapan
Aksi dimulai dengan pemetaan lubang aktif tikus di sepanjang pematang sawah. Tim dinas menginstruksikan penggunaan dua metode utama, yakni pengasapan (fumigasi) ke dalam liang tikus dan penyebaran racun umpan.
Produk yang disediakan oleh dinas kali ini memiliki mekanisme kerja yang sangat spesifik. Dengan takaran penggunaan 1 kg produk tanpa campuran gabah untuk 1 hektar lahan, racun ini dirancang bekerja maksimal saat tikus berada di air. "Metode ini sangat efektif karena bekerja dengan cara memecah pembuluh darah tikus secara cepat," jelas salah satu petugas pengamat hama di lokasi.
Harapan Petani untuk Hasil Panen Melimpah
Suasana gropyokan di Bulak Selatan nampak penuh semangat gotong-royong. Para petani bahu-membahu mencampur umpan dan melakukan pengasapan di bawah terik matahari pagi.
Bapak Suhadi, S.Sos., berharap kegiatan ini dapat menekan populasi tikus secara signifikan di Dusun Kepek. "Harapan kami tentu saja tanaman padi para petani tetap terjaga hingga masa panen tiba tanpa gangguan hama, sehingga kesejahteraan petani kita meningkat," ujarnya.
Senada dengan Kades, para petani Dusun Kepek menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan produk dan pendampingan dari dinas dan pemdes. Mereka berharap kegiatan pendampingan seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjamin keamanan pangan di wilayah Desa Dukuhrejo. (adm)
Dukuhrejo memang OKE
Ponirah
14 Mei 2026 04:16:47
Dukuhrejo memang OKE