Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi
" SUGENG RAWUH DI WEBSITE RESMI DESA DUKUHREJO "

Info

BERITA DAERAH

Kepala SPPG Minta Maaf Usai Penerima MBG Keluhkan Kesehatan, Terjunkan Tim Kesehatan Usai Ada Keluhan Diare Massal

PURWOREJO – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bener 2 menyampaikan permohonan maaf kepada para penerima manfaat setelah muncul keluhan kesehatan yang dialami sejumlah penerima setelah mengonsumsi makanan bantuan. Ahmad Fathul Arifin Kepala SPPG Purworejo Bener Kaliboto 2 mengatakan, pihaknya bersama tim medis telah melakukan penanganan awal terhadap penerima manfaat yang mengalami keluhan kesehatan. Penanganan dilakukan dengan mengutamakan kondisi penerima manfaat terlebih dahulu, termasuk memberikan bantuan medis sesuai kebutuhan.

“Kita langsung menerunkan tim dokter, mengutamakan kesehatan korban terlebih dahulu,” kata Arifin pada Minggu (20/9/2026)

Selain penanganan medis, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan juga telah mengambil sampel makanan yang diberikan kepada penerima manfaat untuk diperiksa di laboratorium. 

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab munculnya keluhan kesehatan yang dialami penerima manfaat.
Namun, hingga saat ini hasil pemeriksaan laboratorium belum keluar apakah akibat dari makanan ataupun yang lainnya. Dengan demikian, penyebab pasti keluhan kesehatan tersebut belum dapat dipastikan.

“Kami juga telah melakukan pengambilan sampel makanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium. Saat ini sampel tersebut masih dalam proses pemeriksaan, sehingga penyebab pasti dari kejadian ini masih menunggu hasil laboratorium,” kata Arifin

Selain melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan, evaluasi juga dilakukan terhadap seluruh tahapan penyediaan makanan. Evaluasi mencakup proses pengolahan, kebersihan, penyimpanan, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. 

“Kami juga terus melakukan evaluasi terhadap seluruh proses penyediaan makanan, mulai dari pengolahan, kebersihan, penyimpanan, hingga pendistribusian,” ujarnya

Pihak SPPG juga memastikan kondisi penerima manfaat yang terdampak akan terus dipantau. Laporan atau keluhan kesehatan dari penerima manfaat akan ditindaklanjuti selama proses penanganan berlangsung. 

“Kami telah melakukan penanganan awal terhadap penerima manfaat yang terdampak, antara lain dengan memberikan bantuan oralit sesuai kebutuhan. Kami juga telah mengupayakan pengiriman bantuan medis untuk mendukung proses penanganan,” kata Arifin

Sebagai penanganan awal, penerima manfaat yang membutuhkan juga diberikan oralit. Selain itu, bantuan medis telah diupayakan untuk mendukung penanganan terhadap penerima manfaat yang mengalami keluhan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh penerima manfaat atas kejadian yang menimbulkan ketidaknyamanan, khususnya terkait adanya penerima manfaat yang mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan yang diberikan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan anak di Desa Guntur dan Desa Nglaris Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengalami diare dan sakit perut setelah diduga menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Ketua RW 5 Dusun Kalipancer, Desa Guntur, Tri Indrayatno mengatakan, makanan MBG tersebut antara lain didistribusikan kepada siswa MI Guntur, posyandu, ibu hamil, dan anak balita pada kamis (17/9/2026).

 

Menurut dia, keluhan warga mulai muncul setelah makanan dikonsumsi. Petugas posyandu kemudian menghubungi pihak dapur untuk melaporkan kondisi tersebut.

“Dari pihak dapur memberikan obat oralit. Sebagian setelah diberi oralit ada yang sembuh, tetapi ada juga yang masih pusing-pusing,” kata Tri saat dikonfirmasi, Sabtu (19/9/2026).

Tri menyebut keluhan yang dialami warga berupa diare atau mencret disertai sakit perut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, lebih dari 20 anak-anak dari MI dan TK di Desa tersebut mengalami hal diare. Sementara jumlah lansia dan ibu hamil yang menerima makanan MBG belum diketahui secara pasti.

 

 

https://www.purworejo24.com/2026/09/kepala-sppg-minta-maaf-usai-penerima-mbg-keluhkan-kesehatan-terjunkan-tim-kesehatan-usai-ada-keluhan-diare-massal/

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Total Populasi Desa Dukuhrejo

910 910

901 1811

1811

1811 1811

TOTAL : 1811 ORANG

910

LAKI-LAKI

901

PEREMPUAN

Lokasi Kantor Desa

Alamat:Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo
Desa : Dukuhrejo
Kecamatan : Bayan
Kabupaten : Purworejo
Kodepos : 54224

Peta Wilayah Desa

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran:Rp 1.309.615.751,00
Realisasi:RP 1.256.766.409,00

95.96%

Belanja

Anggaran:Rp 1.183.606.540,00
Realisasi:RP 1.111.626.971,00

93.92%

Pembiayaan

Anggaran:Rp 186.579.789,00
Realisasi:RP 186.579.789,00

100%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Anggaran:Rp 1.685.093,00
Realisasi:RP 1.685.093,00

100%

Hasil Aset Desa

Anggaran:Rp 113.275.736,00
Realisasi:RP 102.265.895,00

90.28%

Dana Desa

Anggaran:Rp 765.705.000,00
Realisasi:RP 765.705.000,00

100%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran:Rp 56.037.550,00
Realisasi:RP 37.060.550,00

66.14%

Alokasi Dana Desa

Anggaran:Rp 326.292.400,00
Realisasi:RP 313.188.400,00

95.98%

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

Anggaran:Rp 45.421.272,00
Realisasi:RP 35.162.552,00

77.41%

Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga

Anggaran:Rp 838.700,00
Realisasi:RP 838.700,00

100%

Bunga Bank

Anggaran:Rp 360.000,00
Realisasi:RP 860.219,00

238.95%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran:Rp 559.256.090,00
Realisasi:RP 503.651.821,00

90.06%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran:Rp 240.564.800,00
Realisasi:RP 229.852.700,00

95.55%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran:Rp 313.872.450,00
Realisasi:RP 313.072.450,00

99.75%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran:Rp 15.913.200,00
Realisasi:RP 11.050.000,00

69.44%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran:Rp 54.000.000,00
Realisasi:RP 54.000.000,00

100%

Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi

BERITA DAERAH

Kepala SPPG Minta Maaf Usai Penerima MBG Keluhkan Kesehatan, Terjunkan Tim Kesehatan Usai Ada Keluhan Diare Massal

PURWOREJO – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bener 2 menyampaikan permohonan maaf kepada para penerima manfaat setelah muncul keluhan kesehatan yang dialami sejumlah penerima setelah mengonsumsi makanan bantuan. Ahmad Fathul Arifin Kepala SPPG Purworejo Bener Kaliboto 2 mengatakan, pihaknya bersama tim medis telah melakukan penanganan awal terhadap penerima manfaat yang mengalami keluhan kesehatan. Penanganan dilakukan dengan mengutamakan kondisi penerima manfaat terlebih dahulu, termasuk memberikan bantuan medis sesuai kebutuhan.

“Kita langsung menerunkan tim dokter, mengutamakan kesehatan korban terlebih dahulu,” kata Arifin pada Minggu (20/9/2026)

Selain penanganan medis, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan juga telah mengambil sampel makanan yang diberikan kepada penerima manfaat untuk diperiksa di laboratorium. 

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab munculnya keluhan kesehatan yang dialami penerima manfaat.
Namun, hingga saat ini hasil pemeriksaan laboratorium belum keluar apakah akibat dari makanan ataupun yang lainnya. Dengan demikian, penyebab pasti keluhan kesehatan tersebut belum dapat dipastikan.

“Kami juga telah melakukan pengambilan sampel makanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium. Saat ini sampel tersebut masih dalam proses pemeriksaan, sehingga penyebab pasti dari kejadian ini masih menunggu hasil laboratorium,” kata Arifin

Selain melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan, evaluasi juga dilakukan terhadap seluruh tahapan penyediaan makanan. Evaluasi mencakup proses pengolahan, kebersihan, penyimpanan, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. 

“Kami juga terus melakukan evaluasi terhadap seluruh proses penyediaan makanan, mulai dari pengolahan, kebersihan, penyimpanan, hingga pendistribusian,” ujarnya

Pihak SPPG juga memastikan kondisi penerima manfaat yang terdampak akan terus dipantau. Laporan atau keluhan kesehatan dari penerima manfaat akan ditindaklanjuti selama proses penanganan berlangsung. 

“Kami telah melakukan penanganan awal terhadap penerima manfaat yang terdampak, antara lain dengan memberikan bantuan oralit sesuai kebutuhan. Kami juga telah mengupayakan pengiriman bantuan medis untuk mendukung proses penanganan,” kata Arifin

Sebagai penanganan awal, penerima manfaat yang membutuhkan juga diberikan oralit. Selain itu, bantuan medis telah diupayakan untuk mendukung penanganan terhadap penerima manfaat yang mengalami keluhan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh penerima manfaat atas kejadian yang menimbulkan ketidaknyamanan, khususnya terkait adanya penerima manfaat yang mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan yang diberikan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan anak di Desa Guntur dan Desa Nglaris Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengalami diare dan sakit perut setelah diduga menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Ketua RW 5 Dusun Kalipancer, Desa Guntur, Tri Indrayatno mengatakan, makanan MBG tersebut antara lain didistribusikan kepada siswa MI Guntur, posyandu, ibu hamil, dan anak balita pada kamis (17/9/2026).

 

Menurut dia, keluhan warga mulai muncul setelah makanan dikonsumsi. Petugas posyandu kemudian menghubungi pihak dapur untuk melaporkan kondisi tersebut.

“Dari pihak dapur memberikan obat oralit. Sebagian setelah diberi oralit ada yang sembuh, tetapi ada juga yang masih pusing-pusing,” kata Tri saat dikonfirmasi, Sabtu (19/9/2026).

Tri menyebut keluhan yang dialami warga berupa diare atau mencret disertai sakit perut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, lebih dari 20 anak-anak dari MI dan TK di Desa tersebut mengalami hal diare. Sementara jumlah lansia dan ibu hamil yang menerima makanan MBG belum diketahui secara pasti.

 

 

https://www.purworejo24.com/2026/09/kepala-sppg-minta-maaf-usai-penerima-mbg-keluhkan-kesehatan-terjunkan-tim-kesehatan-usai-ada-keluhan-diare-massal/

Beri Komentar

Komentar Facebook